Nilai Tukar Asia Stabil di Tengah Data Kuat AS yang Meredam Harapan Pemotongan Suku Bunga Fed; Yen Menguat dari Titik Terendah

Forexnesia.org– Pada hari Jumat, kebanyakan mata uang Asia bergerak dalam rentang sempit, sementara dolar AS bertahan kuat mendekati titik tertinggi dalam enam minggu, didukung oleh data ekonomi AS yang positif dan ekspektasi yang meningkat bahwa pemotongan suku bunga oleh Federal Reserve belum akan terjadi dalam waktu dekat.

Indeks Dolar AS bergerak relatif datar selama jam perdagangan Asia setelah naik ke puncaknya sejak awal Desember pada malam hari

Futures Indeks Dolar AS juga diperdagangkan datar pada pukul 03:35 GMT.

Harapan pemotongan suku bunga Fed mundur setelah data AS yang kuat

Klaim pengangguran awal AS turun tak terduga menjadi 198,000 minggu lalu, di bawah perkiraan 215,000, menyoroti kekuatan pasar tenaga kerja yang berlanjut. 

Data tersebut menguatkan pandangan pasar bahwa Fed akan mempertahankan suku bunga kebijakan lebih lama. Pedagang telah memundurkan ekspektasi untuk pemotongan suku bunga pertama menuju pertengahan tahun.

Komentar dari beberapa pejabat Federal Reserve semalam menambah nada hati-hati. Pembuat kebijakan menunjukkan kemungkinan untuk mempertimbangkan jeda pemotongan suku bunga dalam pertemuan kebijakan mendatang, mencatat bahwa pasar tenaga kerja tampaknya stabil sementara tekanan inflasi tetap persisten. 

Yen stabil berkat dukungan pemerintah; won bersiap untuk penurunan mingguan

Di Jepang, yen sedikit menguat dari level terendah 18 bulan, dengan pasangan USD/JPY turun 0,3%. Mata uang ini mendapat dukungan setelah peringatan lisan dari pembuat kebijakan Jepang ditujukan untuk meredam penurunan tajam pada yen.

“Yen yang lemah menimbulkan beberapa kekhawatiran dari Bank of Japan berdasarkan berita terbaru, dengan pejabat BOJ melihat JPY sebagai faktor dengan pengaruh lebih besar pada inflasi ke depan,” kata analis MUFG dalam catatan terbaru.

Yen mendapat tekanan di tengah spekulasi bahwa Jepang bisa mengadakan pemilihan umum dadakan di bawah Perdana Menteri Sanae Takaichi secepatnya bulan depan.

Pasar melihat pemilihan semacam itu sebagai negatif bagi yen, karena hal tersebut dapat membuka jalan bagi kebijakan fiskal yang lebih longgar dan peningkatan pengeluaran pemerintah.

Di tempat lain di Asia, pasangan USD/KRW won Korea Selatan naik 0,2%, bersiap untuk lonjakan mingguan lebih dari 1%, meskipun terjadi penurunan pada Kamis setelah komentar yang berhubungan dengan dukungan dari Menteri Keuangan AS Scott Bessent yang sementara meningkatkan mata uang tersebut.

Di China, pasangan onshore yuan USD/CNY tetap stabil, sementara pasangan offshore USD/CNH naik 0,1%.

Pasangan rupee India USD/INR dan dolar Singapura USD/SGD diperdagangkan datar.

Pasangan dolar Australia AUD/USD naik 0,1% pada hari Jumat.

Scroll to Top