Nikmati informasi tentang saham lebih banyak dari analis Wall Street dengan berlangganan InvestingPro – dapatkan diskon 55% hari ini.
Forexnesia.org — Poundsterling Inggris masih mendapat tekanan dalam penantian anggaran U.K yang akan diumumkan pada tanggal 26 November, meskipun analis Bank of America mencatat stabilitas terbaru meskipun ada arus berita yang berlawanan.
Analis BofA menyebutkan situasi ini sebagai kasus tanpa preseden, dengan sterling yang telah “dipegang secara efektif” sejak awal September, menunggu sebuah peristiwa biner yang masih jauh. Pound telah menunjukkan ketidakpedulian yang tidak biasa terhadap data domestik dan sentimen risiko global selama periode ini.
Sementara anggaran U.K. secara historis memiliki dampak minimal terhadap pound, peristiwa September 2022 mengubah persepsi pasar terhadap pengumuman fiskal. Arus informasi terus-menerus dan interpretasi media telah meningkatkan kegelisahan pasar menjelang anggaran yang akan datang.
Namun, BofA menyoroti “secercah kenyamanan” bagi pemerintah: setiap iterasi narasi anggaran yang baru telah memiliki dampak yang berkurang pada pound. Keputusan minggu lalu untuk membatalkan kenaikan pajak pendapatan yang direncanakan benar-benar membuat pound berakhir lebih tinggi, dengan premium risiko GBP menurun.
Pasar opsi untuk pound terlihat jenuh, dengan bias volatilitas ayunan di EUR/GBP dekat puncak September 2022, menunjukkan bahwa pasar adalah singkatan dari GBP. Meski begitu, pound telah menunjukkan ketangguhan terhadap sinyal Bank of England yang dovish baru-baru ini dan data pasar kerja yang lebih lemah.
BofA mempertahankan bias bullish pada pound hingga akhir tahun melalui EUR/GBP yang lebih rendah, mencatat bahwa rekalkulasi suku bunga hampir selesai dan premi volatilitas kemungkinan akan memudar. Pandangan yang konstruktif ini bergantung pada pemerintah yang bertahan pada Aturan Fiskalnya dan meningkatkan ruang manuver.
Korelasi antara indeks tertimbang perdagangan pound dan imbal hasil Gilt 10 tahun menjadi positif lagi, yang dianggap signifikan oleh analis untuk kinerja mata uang pasca-Anggaran.
